Sabtu, 25 September 2010

Puisi Rintik Hujan Lukiskan Bayangmu

Rintik Hujan Lukiskan Bayangmu

Karya: Intan Cahyaningrum

Mataku terbuka
Berhenti terpejam
Air bernyanyian
Clik..clik..clik..

Hembusan angin berlari
Hawa dingin menjerit
Langit bermuka masam perih
Dia tersedu-sedu
Hujan sayang

Dulu saat begini
Aku senang bermain, berlari, menari
Bersama sang pujaan hati
Menghitung titik demi titik yang tak terkendali
Hingga basah kuyup

Namun yang ada kini hanya lamunan
Tentang dirimu yang tak kunjung datang
Tuhan memanggilmu sayang

Kini aku bersimpuh di tengah rintik-rintik hujan
Yang jatuh menusuk kulitku
Yang jatuh menderu jantungku
Yang tak habis termakan waktu
Menangis sampai sesak dadaku
Aku sungguh membenci itu
Aku rindu
Oh, rintik hujan lukiskan bayangmu

0 komentar:

Posting Komentar